JANGAN PERNAH MENYERAH !!!


Yang paling menarik dari posting-an 10 perintah Pakdhe ARI
adalah
perintah JANGAN MENYERAH alias NEVER GIVE UP !!!

Itu harus diselaraskan dengan prinsip dalam hidup...
MAJU TERUS PANTANG MUNDUR
MENGALAH UNTUK MENANG
WIN-WIN SOLUTION

Prinsip itu harus disesuaikan dengan situasi & kondisi
MTPM = bila kita yakin diri kita benar
MUM = bila menghadapi orang gila
WWS = bila suasana kondusif, aman & terkendali

Akhirnya, untuk setiap prinsip hidup...
Jangan pernah menyerah !!!


10 Perintah Agar Enak Menjalani Hidup


ANDA ingin sukses? Anda ingin bahagia menjalani hidup ini? Jika ya, nikmatilah hidup. Orang tak bisa bahagia karena tak bisa menikmati hidup. Berikut ini ada "10 Perintah" yang mesti Anda pegang untuk bisa menikmati hidup.

Jangan anggap diri tak berharga!

Jangan meruntuhkan diri Anda dengan membandingkannya dengan orang lain. Jangan membandingkan apa yang Anda miliki, yang Anda rasakan dan yang orang lain miliki, rasakan dan hadapi. Ingat, masing-masing orang punya konteks. Punya situasi sendiri yang tak bisa dipukul rata dengan orang lain. Anda unik, berbeda dan spesial. Anda memiliki sesuatu yang berharga dalam diri Anda, yang tentu saja tidak dimiliki dan berbeda dari orang lain. Karena itu, sayangi diri Anda. Banggalah karena Anda menjadi Anda seperti saat ini.

Jangan ikut orang lain!

Jangan menentukan tujuan hidup Anda sama persis dengan tujuan hidup orang lain. Belum tentu apa yang penting bagi orang lain, penting juga buat Anda. Belum tentu apa yang baik bagi orang lain, baik juga untuk Anda. Hanya Anda yang tahu apa yang terbaik untuk diri Anda. Jadi, lakukanlah apa yang menurut Anda benar serta sesuai dengan apa yang Anda inginkan dan harapkan. Hanya saja, hal itu mesti tak berlawanan dengan nilai moral.

Jangan anggap remeh!


Jangan anggap remeh apa pun, sekalipun kecil dan sederhana, yang terjadi atau yang Anda rasakan dan alami. Jika Anda senang karena suatu hal yang sederhana, jangan anggap itu hal yang biasa. Lihat baik-baik, pasti ada pelajaran berharga yang bisa Anda petik dari situ. Jika Anda bingung, jangan anggap remeh. Anda bisa dapat sesuatu dari situ. Jangan anggap remeh orang, benda, atau peristiwa, orang atau benda bisa membuat Anda sadar dan semakin menghargai hidup. Ingat, without them life is meaningless.

Jangan terbenam pada masa lalu atau melompat ke masa depan!

Benar bahwa Anda punya pengalaman pada masa lalu. Benar juga bahwa Anda punya impian untuk masa depan Anda. Tapi tidak benar bahwa Anda berkhayal untuk bisa kembali ke masa lalu. Bahwa Anda ingin hidup seperti waktu yang dulu. Tidak benar juga bahwa Anda langsung melompat ke masa depan. Berkhayal bisa punya mobil mewah, rumah megah atau harta berlimpah ruah. Yang mesti Anda lakukan adalah menghidupi hari ini. Artinya, sadar bahwa hari ini Anda bekerja untuk bisa hidup. Karena itu, hadapilah hari ini dengan sebaik-baiknya. Jika Anda menghadapi hari ini dengan baik, Anda akan siap menghadapi hari esok. Jangan biarkan masa lalu menghantui hari-hari Anda. Jangan biarkan khayalan tentang masa depan membunuh kreativitas Anda hari ini.

Jangan menyerah!

Jangan menyerah jika Anda masih memiliki sesuatu yang bisa Anda perbuat untuk hidup Anda dan orang lain. Jangan putus asa jika Anda masih memiliki potensi dan kemampuan yang bisa Anda bagikan. Berusahalah untuk meraih apa yang Anda inginkan. Jangan putus asa! Nothing is really over... till the moment you stop trying.

Jangan takut untuk merasa tidak sempurna!


Mengapa banyak orang tak sukses? Mengapa banyak orang tak maju? Karena mereka takut mengakui kekurangan mereka. Karena mereka takut menerima kenyataan bahwa mereka tak lebih baik dan hebat daripada orang lain. Jika ternyata Anda tak tahu, katakan saja tak tahu. Jika ternyata Anda tak pandai, katakan saja tak pandai. Bukankah nobody is perfect? Jangan pernah takut untuk sadar dan terima kenyataan bahwa Anda jauh dari sempurna. Kesadaran semacam itu akan mendorong Anda untuk terus berusaha. Terus berjuang untuk menjadi lebih baik.

Jangan takut mengambil risiko!

Tak ada yang tak mengandung risiko. Apa pun yang Anda ambil dan putuskan, sekecil dan sesederhana apa pun itu, selalu mengandung risiko. Beranilah menghadapi risiko. Anda tahu bahwa kalau Anda mencintai orang itu, orang lain pasti akan membenci Anda. Apakah Anda berhenti? Tidak perlu! Hadapilah risiko itu! Sekali lagi, jangan takut mengambil risiko. Risiko membuat Anda belajar untuk berani. Berani melangkah, berani mencoba, dan berani mengambil keputusan. Jika tidak, Anda hanya maju satu langkah tapi mundur dua langkah.

Jangan mengekang cinta!

Jangan pernah mengekang cinta hanya karena Anda berpikir bahwa untuk bisa mendapatkannya Anda berusaha keras. Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah memberikan cinta. Kata Scorpion, what you give, you get back. Kalau Anda mencintai orang, Anda akan dicintai. Kalau Anda menghormati orang, Anda akan dihormati. Kalau Anda menolong orang, Anda akan ditolong. Kalau Anda membela orang, Anda akan dibela. Kalau Anda memberikan sesuatu juga, Anda pasti diberikan sesuatu juga, sekalipun bentuknya tak persis sama. Hal tercepat yang bisa menghilangkan cinta adalah jika Anda menggenggamnya terlalu erat. Cara baik menjaga cinta adalah memberikannya sayap. Membiarkan cinta terbang dan berkembang.

Jangan membuang mimpi!

Jangan menghilangkan mimpi Anda. To be without dreams is to be without hope; to be without hope is to be without purpose. Hidup tanpa mimpi sama artinya dengan hidup tanpa harapan. Jika Anda hidup tanpa harapan, Anda akan hidup tanpa tujuan. Anda mesti punya mimpi supaya Anda selalu berharap. Anda harus punya harapan supaya Anda selalu bergairah menjalani hidup ini. Jika Anda tak punya tujuan, Anda akan jatuh ke dalam kekosongan. Hidup Anda tak punya makna. Tak punya arti. Impian dan harapan adalah energi yang kuat.

Jangan tergesa-gesa!

Ingat, life is not a race, but a journey to be savored every step of the way. Pada titik yang paling dalam, hidup bukanlah perlombaan atau medan pertarungan, melainkan sebuah perjalanan yang mesti dinikmati. Anda tidak hidup untuk mendapatkan medali emas, tetapi Anda hidup untuk menikmati setiap langkah Anda meraih medali emas. Yang penting dalam hidup bukan hasil, melainkan proses. Dan proses itu mesti dinikmati. Tidak boleh ditinggalkan atau sengaja ditiadakan. Karena itu, jangan tergoda untuk cepat-cepat menyelesaikannya. Nikmatilah setiap apa yang Anda jalankan. Pada setiap detail proses itu, Anda belajar sesuatu. (sumber : Tabloid Genie)

"JAWABAN UNTUK ARI DAN ARI ......."


Saya mengenal Ari Husnawati sebagai sosok yang ceria dan cerdas. Seandainya saja para siswa itu secerdas dan secantik Ari Husnawati. Kalo Ari Kodam mah udah cs dari lama. Lha dulu kan hobinya nongkrong di PAT alias "Pondok Aren Teater"..........wakakak (guyon ojo nesu.) Tapi kalo pengelola jadi juara 1 + Suspimdya juara 1 juga ya artinya kita tidak boleh meremehkan kemampuan seseorang ......beetulll!!!
Pertanyaan mengapa kadar maksimal dari suatu perhiasan/ emas lantakan 24 karat adalah sebagai berikut :

  1. Karat yang kita kenal adalah karat untuk mengukur kadar kemurnian emas dalam suatu perhiasan. Hal ini harus dibedakan dengan'carat' dalam konteks berlian yaitu karat untuk mengukur besar/berat berlian.
  2. Jaman dulu tidak ada timbangan elektronik, jadi digunakan buah 'carob' yang berasal dari timur tengah (Arab) dimana buah carob ini pada jaman dahulu digunakan sebagai skala yang presisi oleh karena reputasinya yang termasyur karena memiliki keseragaman berat.
  3. Ukuran carat dalam konteks berlian itu = 200 miligram atau 0,2 gr, dimana pada jaman kekaisaran Romawi (dulu) yang digunakan sebelum emas adalah perak. Jadi perak pada jaman dulu berfungsi sebagai alat barter/tukar menukar karena jaman dulu belum ada fiat money.
  4. 1 bongkah perak = 24 bongkah emas murni yang berat tiap bongkahnya sama dengan berat 24 buah carob. Jadi kesimpulannya 24 bongkah emas murni = 24 buah carob, yang dulu digunakan sebagai standar berat suatu barang.
  5. "Carob" tersebut akhirnya dialih bahasakan ke bahasa Yunani menjadi "carat" yang kemudian diadaptasi untuk mengukur tingkat kemurnian emas. Hal ini menjadi standar pada masa Roman Siliqua (1/24) yang akhirnya pada jaman modern ini menjadi standar di Amerika dan dunia. Demikian jawaban dari saya......thanks for your attention.

SEANDAINYA BEGINI, MUNGKIN TAKKAN BEGITU...

Free Image Hosting
PROTOTYPE GEDUNG INI :
ANTI TERORIS & ANTI GEMPA
BENER NGGAK YA?!

"JAWABAN UNTUK MAS KHAERUL........"



Pada suatu kesempatan mas Khaerul menanyakan mengenai masalah kemurnian emas lantakan (refinery) yang 999,99 dimana dalam pengertian secara umum untuk kadar 24 karat logikanya cap tanggungan/kode karatase adalah 1000. Jawabannya adalah sebagai berikut :
  1. Bila kadar dinyatakan dalam persen atau promil, maka kadarnya minimal harus sama dengan yang dinyatakan. Sedangkan bila dinyatakan dalam karat, maka kadarnya diberi toleransi sebesar 1 persen. Dengan demikian kadar emas 24 karat bervariasi antara 99% sampai 99,9%, sedangkan kadar emas murni 999,9 jauh lebih tinggi, yaitu 999,9 promil, atau 99,99 % karena itu kemurnian emas 24 karat umumnya lebih rendah dari kemurnian emas murni 999,9 demikian juga dengan kadar emas 18 karat seharusnya 74%
  2. Secara matematis penjelasan tersebut diatas dapat dijabarkan sebagai berikut : contoh emas 22 karat apabila dikonversikan dalam bentuk peribuan maka 22/24 X 1000 = 917, sedangkan dalam dunia perdagangan internasional yang berlaku untuk kode 22 karat adalah 916 hal ini bisa terjadi karena sebetulnya apabila dihitung angka yang muncul adalah 0,9166666666666666, untuk itu maka batas toleransi sebesar 1% digunakan untuk mengakomodir hal tersebut.
  3. Seperti yang dikatakan oleh "Mas AAT" bener bahwa kesempurnaan adalah milik ALLAH SWT. Maka kode 1000 itu hanya milik yang maha kuasa. Artinya WGC (Word Gold Council), Loco London serta LBMA ( London Bullion Market Association) yang merupakan penjamin/sertifikasi mutu internasional, menyadari bahwa walaupun dengan metode fire assay (cupilation) tidak menjamin bahwa emas lantakan tersebut adalah sempurna 100% (pure) karena kesempurnaan hanya milik ALLAH semata.
    Demikian jawaban dari saya....thaks for your attention!!!!

Nikmat Itu Sudah Berkurang


Akibat kecelakaan yang terjadi 18 Oktober 2008 yang mengakibatkan kaki kanan (daerah punggung kaki * kalo telapak kaki di bawah, punggung kaki adalah bagian atasnya*) harus mengalami sobek dan harus dijahit luar sebanyak 15 jahitan, dan jahitan di dalamnya sekitar itu juga, mengakibatkan sampai menginjak bulan ke-2 kaki ini masih bengkak dan tidak bisa memakai sepatu dengan ukuran biasanya #41#.

Nikmat rasanya kaki ini jika dalam fungsi yang sempurna dengan jalan kaki nikmat , lari, olahraga dari futsal, tenis, bultangkis dll. Dan nikmat itu pernah aku alami selamat puluhan tahun dengan berbagai aktifitas dan langkah. Dalam kondisi sebelumnya aku leluasa melakukan aktifitas olahraga.

Kini setelah kejadian itu, mohon maaf jalan saja masih terasa berat, seperti ada yang mengganjal, dan seperti punggung kaki kanan ini rasanya seperti diikat, apalagi untuk olahraga waduh…. Mohon maaf dech dijamin belum layak or not available.

Rupanya Allah SWT telah mencabut sebagian kenikmatan di kaki kananku, yang selama kurang lebih 37 tahun telah menghantarkan diriku leluasa kemana saja. Meskipun masih dapat berjalan dengan normal tentunya kedepan hal ini akan menjadi pertimbangan dan ganjalan dalam menjalankan aktivitas. Entah berapa lama kenikmatan ini akan pulih kembali. Jika saat ini kenikmatan itu pulih saat ini juga dengan membeli kembali seharga 10 juta niscaya akan aku beli, tapi hal itu sepertinya tidak mungkin. Saya sudah tidak mampu membayangkan lagi jika nikmat Allah SWT ini diberi label harga, niscaya susah untuk menghitungnya.

Terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikan kesempurnaan nikmat kaki ini selama 37 tahun.

Cari Kerja Itu Gampang !!!

Ketawa dan senyum-senyum sendiri
setiap mbaca postingane Pakdhe ARI KODAM,
aku nggak nggak percaya kalo cari kerja itu angel (sulit)
atawa wawancara-ne nyususahi banget...

Video ini membuktikan kalo trenyata alias nyata-ne

cari kerja itu :

guampang buangeeeti...

Sik penting ngerti cara-ne !!!



Guampang buangeeetiiii toooo Mas....?!
Ihik...ihik...ihik...


LOOK AT BACK...

Free Image Hosting

Dalam kehidupan kita masing-masing,
terkadang banyak hal yang terlupakan,
tersita oleh kerja dan kesibukan,

tergerus oleh obsesi dan kepentingan,
terlupakan oleh waktu yang terus berlalu

Sesekali marilah kita tengok ke belakang,
merenung siapa kita,
mengenang persahabatan kita,
mengingat kebersamaan kita,
mempertahankan silaturahim kita


ALTITUDE : ATTITUDE OR APTITUDE?

Free Image Hosting
IN LIFE, YOUR "ALTITUDE"
DEPENDS ON YOUR "ATTITUDE"
NOT YOUR "APTITUDE"

(Sajroning urip,
kedudukane awakmu
tergantung karo sikap lan tindak-tandukmu
dudu bakat lan kapinteranmu)



ONCE OF A LIFETIME...



SUPARLAN, SE



Tempat tgl.lahir : Klaten, 4 April 1971
Alamat Rumah Sendiri : Jl. Sentani II E3/E7, Sawojajar, Malang
Alamat Rumah Dinas : Jl. Cipinang Jaya 2A No.22 Jakarta Timur
HP : 08123468160

Keluarga :
Istri : Ida Aliyah, lahir : Pemalang, 15 September 1971
Anak ke-1 : Parlinda Yona Pratama, lahir : Pemalang, 29 Juni 1999
Anak ke-2 (kembar ) : Muhammad Taris Haekal, Lahir : Malang, 29 Maret 2004
Anak ke-3(kembar) : Amanda Putri Sabrina, Lahir : Malang, 29 Maret 2004

Riwayat Pekerjaan :
1994 – 1995 : Penaksir pada CPP Gubuk, Kanwil Semarang
1995 – 1996 : Penaksir pada CPP Pekalongan, Kanwil Semarang
1996 – 1999 : Penaksir pada CPP Comal, Kanwil Semarang
1999 - 2002 : Ahli Taksir Muda Kanwil Jember
2002-2006 : Ahli Taksir Muda Kanwil Malang
2006 – 2007 : Asmen Usaha Lain Kanwil Malang
2007 – 2008 : Asmen Usaha Inti Kanwil Malang
2008 – skrg : Asmen Usaha Gadai Kanwil Jakarta I

”Urip mung Sak Dermo Mampir Ngombe”


Thank’s God it’s Friday, katanya orang – orang bule. Demikian juga aku pagi ini, akhirnya datang juga hari jum’at. Artinya saat ketemu dengan istri dan anak – anak telah tiba, demikian rutinitas yang telah beberapa waktu kujalani setelah mutasi ke Jakarta.

Agak bersemangat saya bangun pagi ini, bangun langsung merapikan tempat tidur busa yang telah trepes, bikin kopi, n tak lupa satu batang rokok terselip di bibir hitam ini.
Waktu mengusap dagu, rasanya kasar sekali,

”Saat nya cukur jenggot” batinku

Sesaat sebelum memulai ritual rutin dua hari sekali, aku memandang ke kaca, tengok ke kiri dan kanan, ternyata rambut di samping kiri dan kanan semakin banyak yang putih.

”Wis mbuh lah.....” batinku

Gillete goal sudah siap mengeksekusi jenggot, tapi tiba – tiba seketika terhenti. Ada yang aneh di jenggotku, ternyata sudah ada jenggot putih, waktu iseng kucoba lihat bulu hidung, ternyata juga ada bulu putihnya. Tapi aku masih bersyukur karena waktu ku lihat isi di dalam sarung masih tetap stabil, hitam dan keriting. He..he..he.

Sepertinya baru kemarin aku berangkat kuliah dari gang sarmili yang becek.
Sepertinya baru kemarin aku nongkrong sampai pagi bareng teman - teman di Baitul Khomer dengan Kenthun, Paijo, Ari Kodam, Jabro’, Karmani, Handy,Beny dll
Semua seperti terlintas saat itu juga, padahal kenangan tersebut sudah berlalu hampir 17 tahun yang lalu, tapi serasa baru kemarin terjadi.

Tersadar bahwa ternyata aku sudah mulai tua, banyak peristiwa yang telah dilalui.
Kalo rata – rata manusia hidup sd umur 60 tahun, saat ini umurku sudah 37, berarti masih ada sisa waktu 23 tahun lagi.
Masih cukup lama memang, tapi waktu sepertinya semakin sempit, sementara sepertinya belum banyak yang telah aku lakukan.

”Apa yang harus aku lakukan untuk mengisi 23 tahun tersisa? ” tanya batinku.

Berapa banyak lagi khomer yang akan melalui kerongkongan ini, atau berapa ribu atau juta batang rokok lagi yang akan terselip di bibir yang semakin menghitam ini atau berapa juta kali lagi dosa yang akan lakukan.

Rasanya sia – sia sekali apabila sisa hidup yang tinggal beberapa saat ini diisi dengan perbuatan – perbuatan yang tidak bermutu lagi.

Akankah amal ibadah selama 23 tahun tersisa dengan asumsi selama masa itu aku sudah tidak melakukan dosa lagi akan dapat menutupi dosa selama 37 tahun yang telah dijalani, sementara kalo dihitung secara matematika 37 dikurangi 23 masih kurang 14, masih ada hutang 14 tahun, meskipun 23 tahun aku berbuat amal dan ibadah akankah dapat melunasi sisa dosa 14 tahun?
Akhirnya batin ini hanya bisa berharap dan berdoa di sisa hidup ini, istigfar dan memohon ampun kepada Allah SWT, semoga kelak semua dosa yang telah aku lakukan dapat diampuni.

Namun bagaikan ombak, yang kadang naik dan turun, demikian juga iman ini, Sesaat naik, selanjutya pada saat banyak diberikan kenikmatan malah justru turun.

Ternyata hikmah hidup jauh dari keluarga membuat aku banyak berfikir dan merenung, tentang apa yang telah aku lakukan dan apa yang aku lakukan di masa yang akan datang.

”Urip mung sak dermo mampir ngombe” dan demikian lah adanya, hidup ini hanyalah sementara, namun apa yang kita lakukan di waktu yang sementara dan sebentar itulah yang akan membuat hidup ini berarti.


boendans@plasa.com

Customer DriveN

Kepuasan pelanggan atau disebut juga dengan customer satisfaction adalah memberikan pelayanan yang dapat meningkatkan kinerja bisnisnya secara menyeluruh. Indikasi keberhasilan dari customer satisfaction adalah :

1.Jika pelayanan yang kita berikan melebihi dari harapan konsumen
2.Jika pelayanan yang kita sajikan melebihi dari apa yang kita janjikan
3.Jika pelayanan yang kita lakukan melebihi dari para pesaing.

Nah sekarang apa hubungannya dengan customer driven ? sebelum ke customer driven kita harus mengenal terlebih dahulu customer driver. Kata kunci dari customer driver adalah :

a.Customer orientation (berorientasi pada pelanggan)
b.Marketing strategi (memiliki strategi pemasaran) misalnya unilever dengan STP-nya yaitu : Segmentasi, Targeting dan Positioning
c.Organizational performance : Kinerja organisasi harus prima (system, struktur dan infrastruktur harus siap terlebih dahulu)

Kalau kita sudah mengetahui kata kunci customer driver dan dapat melaksanakan tersebut maka pada tahap berikutnya yang perlu dilakukan untuk melayani nasabah adalah dengan menerapkan customer driven yaitu kita harus sudah membuat antisipasi tentang kebutuhan konsumen dimasa mendatang. Kebutuhan konsumen tentunya selalu meningkat karena bervariasinya tingkah laku konsumen, untuk itu kita selaku penjual jasa harus dapat mengantisipasi kebutuhan yang timbul. Misalnya seorang nasabah ingin menebus barang jaminan tanpa membawa uang cash kebetulan dia memiliki ATM yang bisa di debet, kita harus mampu menyediakan alat dari merchant untuk menggesek dan tebusan dapat dilayani lewat auto debet. Barangkali langkah Perum Pegadaian membuka outlet UPC di berbagai daerah merupakan langkah curtomer driven bagi nasabah barangkali menginginkan lokasi Pegadaian yang lebih dekat.

Mohon Maaf Jika kurang berkenan - Wied

EMAS BATANGAN PALSU


Kita menyadari bahwa memang sulit untuk mendeteksi emas batangan palsu apalagi bagi para penaksir muda yang jam terbangnya minim sekali, yang ingin aku sampaikan adalah :
1. Aku yakin para ahli taksir yang mumpuni seperti Karmani, Ali Mursidi atau Mas Benu (Nugroho) sekali pandang aja sudah bisa membedakan mana emas yang asli atau emas yang palsu. Yang jadi masalah adalah bahwa memang menciptakan seorang penaksir yang handal dan profesional memang tidak semudah membalik telapak tangan, artinya ada kesenjangan (gap) diantara kita yang jebolan prodip (3 tahun) dibandingkan dengan mereka (penaksir muda) yang cukup 3 minggu saja.........
2. Coba aja liat gambar emas batangan palsu yang ku- up load lha wong capnya itu macem-macem kok ada gambar mawar, gambar tiga berlian (logo Mitsubishi), gambar bendera Israel kan aneh dan lucu-lucu Malah siswaku nyeletuk kalo gambar mawar terus dibawahnya pake gambar pistol maka jadilah "GUNS N ROSES".........wakakak..........
3. Dari segi bentuk fisiknya ada yang 'lucu' seperti kubus yang "metot-metot" artinya bentuknya tidak simetris 100%. Bandingkan dengan emas batangan asli yang bentuknya segi empat agak pipih, terus ada sertifikatnya, bentuknya rapih ada kode tanggungan 999,99 dan keterangan beratnya. Misalnya 10,50 atau 100 gr lha yang palsu jelas nggak ada.
4. Emas batangan palsu itu sudah merambat di CPP. Jember, Ambulu, Rogojampi dan satu cabang lagi di Jawa Timur......jadi so 'WASPADALAH....WASPADALAH'' kata Bang Napi.
5. Jangankan mereka lha wong kita yang 3 tahun di Prodip aja pernah kemasukan barang palsu......hayoo ngaku!!!!!!

Kearifan Emas

Seorang pemuda mendatangi seorang sufi dan bertanya, "Guru, saya tak mengerti
mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat
sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat
perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan
lain?....."
Sang sufi hanya tersenyum.

Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, "Sobat
muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal
untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana.
Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?."

Melihat cincin sang sufi yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, "Satu keping
emas?. Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."
"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil."
Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada
pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada
yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu
keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak. Tentu saja,
pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak.
Ia kembali ke padepokan dan melapor, "Guru, tak seorang pun
berani menawar lebih dari satu keping perak."

Sang sufi sambil tetap tersenyum arif, berkata, "Sekarang pergilah kamu
ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko
atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia
memberikan penilaian."

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada
dengan raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor, "Guru,
ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari
cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas.
Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar
oleh para pedagang di pasar."

sambil tersenyum simpul sang sufi berujar lirih, "Itulah jawaban atas
pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari
pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar" yang
menilai demikian. Namun tidak bagi "pedagang emas".

"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya.
Dan itu butuh proses, wahai sobat mudaku. Kita tak bisa menilainya hanya
dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas.
Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat
sebagai loyang ternyata emas."


(dari milis sebelah...buat rekan semua..never judge a book by its cover )

GOLEK KERJO ANGEL MEN (susahnya cari kerja-red)

SUSAHIPUN PADOS DAMELAN meniko, ASSESMENT nipun awrat sanget:

A: Pendidikanmu opo?
B: Hukum Pak.
A: wah ora bisa ditompo ning kene.
B: Alasanipun Pak?
A: Kakehan ngomong mengko, malah ora kerja.
B: tapi kulo mantan diplomat lho Pak.
A: Tambah ora ketompo?
B: Lho kok ngaten pak?
A: Mengko gaweyanmu mung ropat-rapat wae.....

A: Kowe nduwe omah opo ora?
B: Dereng....
A: Wah kowe ora iso ketompo nang kene.
B: Lho kok ngaten?
A: Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan.
B: Ah.. mboten kok, sakjanipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih.
A: Yo malah ora ketompo.
B: Lho kok ngaten?
A: Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae.

A: Kowe nduwe motor opo ora?
B: Mboten.
A: Ora ketompo.
B: Lho kok mboten ketompo?
A: Mengko kowe mesthi njaluk bantuan kredit.
B: Sakjanipun gadhah, ning tasih ten kampung, gampil mangke kulo beto ngriki.
B: Wah malah ra ketompo....
A: Lho kok ngoten?
B: Tempat parkire wis ra cukup.

A: Kowe wis lulus sarjana tenan?
B: Sampun Pak....
A: Ora ketompo. Kene iki golek sing SMA ae, luwih manutan lan ben mbayare murah.
B: Sakjanipun kulo tasih badhe skripsi.
A: Malah ora ketompo.....
B: Lho kados pundi to?
A: Mengko kowe kerjo mung ngetik skripsi, yen wis lulus mesti golek kerjo neng perusahaan liyo.

A: Kowe seneng guyon opo ora?
B: Mboten pak, kulo serius nek nyambut gawe.
A: Ra ketompo.....
B: Waa... Kok ngoten?
A: Engko konco-koncomu lan anak buahmu podho stress.
B: Sakjane nggih sekedhik-sekedhik seneng guyon.
A: Malah ora ketompo.
B: Lho kok......
A: Engko kowe mung email-emailan sing lucu.

A: Kowe mau mrene numpak opo?
B: Nitih mobil.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Saiki BBM mundhak terus, mengko kowe njaluk mundhak bayar terus.
B: Woo, kulo wau namung mbonceng, kok.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Mengko mung gawene mbonceng mobil kantor. Ngrusuhi!

A: Anakmu akeh opo sithik?
B: Kathah, Pak.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Nyambut gawemu ora jenjem, mung mikir gawe uanak terus.
B: Lha wong namung anak adopsi, kok.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Gawe anak bae aras2en, opo maneh nyambut gawe.

A: Kowe wis ngerti gaweyanmu durung?
B: Dereng.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Arep nyambut gawe kok ora ngerti gaweyane?
B: Oo, nek damelan niku mpun ngertos kok.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Kowe rak mung arep keminter, to?

A: Kowe ngerti kahanan kantor kene durung?
B: Dereng.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Arep nyambut gawe kok ora ngerti kantore?
B: Wah, nggih sekedhik2 mpun ngertos kok.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Mengko kowe senengane ngudhal-udhal wewadi kantor, to?

A: Kowe kerep loro?
B: Mboten.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Mesthi kerep mbolos, wong arang2 gering.
B: Wah, sakjanipun nggih asring.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Kantor iki ora nompo karyawan pileren.

A: Kowe biso main internet?
B: mBoten.
A: Kowe ora ketompo.
B: Sebabipun?
A: Perusahaan ora nompo sing buta internet.
B: Wah, sakjanipun nggih saged.
A: Tambah ora ketompo.
B: Lho, lha kok?
A: Mesthi ora bakal nyambut gawe, kakehan dolanan internet lan chatingan, to???

A: Kowe waras opo ora?
B: Lha, kulo nggih waras to Pak.
A: Ra ketompo.
B: Kenging nopo?
A: Mengko kowe mesthi ora krasan neng kene.
B: Niku rumiyin Pak, sakmeniko sampun rodo edan.
A: Malah ra ketompo.
B: Pripun to niki?
A: Mengko aku duwe saingan.
B: WAAAAAAAAAAAAAAAA! !!!!

"KECELAKAAN SEJARAH"


Sungguh mahal harga yang harus dibayar oleh perusahaan kita karena "KECELAKAAN SEJARAH". Apa definisi dari kecelakaan sejarah tersebut? Kecelakaan sejarah adalah peristiwa di masa lalu yang harus kita pikul sekarang ini karena proses tersebut terakumulasi selama kurun waktu tertentu. Contoh aktual dari kecelakaan sejarah tersebut adalah pada pelaksanaan crash program diklat penaksir muda jilid II yang sekarang ini sedang berlangsung :

1. Dari total 90 siswa yang terbagi dalam tiga angkatan (angkatan XI, XII dan XV) untuk ujian yang pertama kali dilaksanakan yaitu TMG (Teknik Menaksir Barang Gudang) total siswa yang kena her adalah 40 (empat puluh) siswa dengan rincian :

1.1 Angkatan XI her 16 orang

1.2 Angkatan XII her 12 orang

1.3 Angkatan XV her 12 orang

So jadi apa yang sesungguhnya terjadi?? Kami para widyaiswara sudah menjalankan tugas sesuai dengan silabus dan skenario pembelajaran yang telah ditentukan. Kami juga sudah mendapatkan sertifikasi pengajar dari Lembaga Administrasi Negara dengan predikat "sangat memuaskan". Tolong pendapat dari rekan-rekan sekalian......terima kasih.



Pemimpin: Menginspirasi, Mengembangkan, Mencetak Hasil Cemerlang

Saya sering ditanya, apakah kepemimpinan bakat atau dipelajari? Bisakah seorang yang introvert, pendiam dan pemalu sukses dalam memimpin? Apakah kita bisa memimpin orang yang lebih pandai dari kita?

Dari beberapa buku tentang kepemimpinan yang pernah saya baca, buku Winning yang ditulis oleh Jack Welch memberikan panduan yang paling praktis tentang apa yang perlu dilakukan oleh para pemimpin untuk sukses. Di bawah ini adalah delapan tips memimpin yang menjadi kunci keberhasilan.

Pemimpin, meningkatkan kemampuan timnya, mengevaluasi, membimbing dan membangun percaya diri.

Pemimpin memilih dan menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Mendukung dan memajukan mereka serta memindahkan mereka yang tidak tepat. Pemimpin membimbing, memberi petunjuk, memberi masukan dan membantu timnya menghasilkan kinerja terbaik. Pemimpin membangun rasa percaya diri pada timnya, memberi semangat, perhatian dan penghargaan. Rasa percaya diri akan membangkitkan energi, meningkatkan kebranian untuk mengambil resiko untuk mencapai lebih. Rasa percaya diri adalah modal bagi tim pemenang.

Pemimpin dapat dianalogikan seperti tukang kebun yang membawa selang penyiram air di satu tangan dan pupuk di tangan yang lain. Kadang-kadang ia harus mencabut tanaman-tanaman liar, tapi lebih banyak waktu digunakan untuk merawat dan menyayangi, lalu menikmati ketika semua tanamannya berbunga.

Pemimpin membuat timnya mengerti, menghayati dan menjalankan visi organisasi.

Pemimpin bukan hanya membuat visi organisasi, tetapi juga membuatnya hidup. Untuk itu visi harus jelas dan dikomunikasikan berulang-ulang kepada semua orang. Beberapa pemimpin mengkomunikasikan visinya hanya pada jajaran di bawahnya, dan berharap timnya akan meneruskannya kebawah. Ternyata komunikasi itu berhenti disitu. Jadi jangan heran bila kita berhadapan dengan petugas call center yang membuat Anda menunggu begiu lama, sementara visi perusahaannya menjanjikan kecepatan dan kenyamanan.

Satu lagi, bila pemimpin ingin visi organisasinya hidup dan terlaksana, sistem insentif, bonus dan penghargaan pun perlu menjadi penunjang. Visi hanya tinggal visi bila tidak dikomunikasikan terus menerus pada semua orang dan diperkuat dengan sistem penghargaan yang menunjangnya.

Pemimpin menyuntikkan energi positif dan optimisme.


Pemimpin membawa pengaruh yang sangat besar pada organisasinya. Seorang manager yang sepanjang hari selalu optimis dan dinamis biasanya menghasilkan tim yang optimis dan dinamis pula. Tentu saja kadang kala ada alasan kuat yang membuat semua murung dan pesimis : keadaan eknomi yang serba sulit, kompetisi yang sangat dahsyat yang membuat berbisnis menjadi begitu sulit dan mungkin banyak alasan lain. Tugas pemimpin adalah melawan grafitasi negatif ini dengan menunjukkan semangat “kita bisa mengatasi semua tantangan”. Itu berarti, pemimpin harus keluar dari ruangannya, bertemu dengan sebanyak mungkin timnya, memberikan perhatian atas apa yang mereka lakukan, dan memberi informasi dimana tim berada, sudah sejuh mana tim bergerak dalam perjalanan bersama mendaki bukit yang terjal ini.

Pemimpin membangun rasa percaya dengan kejujuran, keterbukaan dan memegang janji.

Tim perlu tau bagaimana kinerja organisasi serta kondisi bisnis. Kadang-kadang sulit untuk menyampaikan kabar buruk, misalnya ketika organisasi harus mengurangi pegawai. Ada kecenderungan untuk menyembunyikannya. Kecenderungan ini harus di lawan, agar rasa percaya, dukungan tim dan energi dapat terjaga. Pemimpin juga dipercaya bila ia memberikan penghargaan pada timnya sesuai dengan hasil-hasil yang telah di capainya. Mereka tidak boleh mencuri ide dari timnya dan mengaku sebagai idenya sendiri. Lalu menjilat ke atas dan menendang ke bawah.

Pemimpin yang cerdas tau betul, ketika timnya sukses, dia pun akan mendapatkan penghargaan tanpa perlu cari muka. Di masa-masa sulit, pemimpin mengambil tanggung jawab atas apa yang terjadi, sementara pada saat organisasi sukses, ia memberikan pujian dan penghargaan pada timnya, bukan sebaliknya.

Harap diingat, ketika seorang pemimpin diangkat menjadi pemimpin, ia tidak dimahkotai sebagai raja, melainkan, ia diberi tanggungjawab untuk menghasilkan yang terbaik dari timnya. Untuk itu, segenap timnya harus mempercayainya. Dan tim akan mempercayai pemimpinnya, selama sang pemimpin membuktikan kejujuran, keterusterangan, menghargai kinerja tim dan tidak berpura-pura.

Pemimpin punya keberanian untuk mengambil keputusan yang tidak populer dan mengikuti kata hatinya.

Secara naluriah, orang suka membangun konsensus dan suka dicintai oleh semua. Kecenderungan ini bisa menjebloskan seorang pemimpin karena ada waktunya dimana pemimpin harus bisa mengambil keputusan sulit seperti melepas pegawai, memotong dana proyek atau menutup salah satu pabrik demi kebaikan organisasi secara keseluruhan. Tentunya keputusan berat seperti ini akan menimbulkan penolakan dan ketidak senangan. Tugas pemimpin adalah mendengarkan, menjelaskan dengan akurat dan menjalankan keputusan dengan yakin.

Ada kalanya keputusan harus segera di ambil, pada saat tidak semua data tersedia. Jangan ragu-ragu untuk mendengarkan kata hati untuk mengambil keputusan. Seorang pemimpin diangkat menjadi pemimpin karena ketrampilan dan pengalaman. Ketrampilan dan pengalaman itu telah membentuk database berbagai pola situasi. Kata hati akan memberikan sinyal pada diri Anda apabila suatu pola terlihat. Jangan abaikan kata hati itu.

Pemimpin selalu penuh rasa ingin tahu, sering bertanya lalu membuat pertanyannya dijawab dengan perbuatan.

Pemimpin harus sering bertanya seperti “Bagaimana kalau.... ?”, “Kenapa tidak?”, “Kenapa begini ?”. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan membuat tim memberikan perhatian lebih pada pekerjaannya, membuat sang pemimpin lebih menguasai bidang-bidang tersebut dan membuat organisasi tidak cepat puas dan selalu memikirkan solusi yang lebih baik.

Bertanya saja tentu tidak cukup. Pemimpin harus membuat pertanyaan-pertanyaan itu membuka perdebatan sehat yang melahirkan suatu tindak lanjut nyata. Sering terjadi pemimpin membiarkan pertanyaan atau masalah yang ada tidak di tindak lanjuti dengan suatu tindakan dan ketika pesaing lebih dulu mengambil tindakan itu, timbulah penyesalan kemudian.

Banyak orang tidak suka pertanyaan-pertanyaan kritis dari pimimpinnya yang bisa mementahkan sesuatu produk atau ide. Adalah tugas pemimpin untuk selalu menginginkan solusi lebih besar pengaruhnya dan lebih baik. Bertanya, berdebat dengan sehat, ambil keputusan dan melaksanakan nya maka Anda akan mendapatkan solusi yang lebih besar skalanya dan lebih baik itu.

Pemimpin menginspirasi untuk berani ambil resiko dan mengembangkan diri melalui perbuatan

Perusahaan sukses berani mengambil resiko dan terus belajar. Tapi dalam realitasnya kedua hal itu seringkali hanya sebatas wacana dan tidak benar-benar dilaksanakan. Banyak manajer yang meminta timnya untuk mencoba hal baru tetapi kemudian memarahi mereka habis-habisan ketika gagal. Kalau ini yang Anda lakukan, dapat dipastikan sesudah itu tidak ada lagi yang berani untuk mencoba hal-hal baru. Mereka akan cenderung cari yang aman saja.

Anda dapat membangun budaya berani ambil risiko dengan mengakui bahwa Anda pun pernah melakukan kesalahan dan membahas apa yang Anda pelajari ketika melakkukan kesalahan itu. Saya beruntung punya beberapa pimpinan yang ketika saya berbuat kesalahan, mereka bersikap sangat simpatik dan membantu saya menganalisa secara terstruktur dimana letak kesalahannya dan apa yang bisa dipelajari dari kesalahan tersebut. Hal itu telah membantu saya belajar seperti apa seharusnya proses itu dilakukan dan juga bagaimana menangani anak buah yang sedang jatuh.

Pekerjaan yang menumpuk membuat kebanyakan orang merasa tidak punya waku untuk mengembangkan diri. Agar pengembangan diri mendapatkan prioritas, pemimpin perlu memberikan contoh. Jadwalkan waktu untuk pengembangan diri baik melalui workshop, online training maupun mencari best practice di organisasi lain dan belajar dari sana. Bahas best practice dengan segenap tim, cari cara agar organisasi bisa menyamai bahkan menyusulnya.

Bila Anda ingin perubahan, mulai lah dari diri sendiri. Anda akan gembira dengan budaya yang Anda bisa bangun. Begitu juga tim Anda.

Pemimpin merayakan kemenangan.


Merayakan kemenangan membuat tim merasa sebagai tim pemenang, merasa dihargai dan menimbulkan energi positif. Rayakan kemenangan sesering mungkin. Rayakan kemenangan dengan cara yang kreatif. Jadikan kemenangan sebagai suatu even yang istimewa, yang membuat tim ingin mencapainya lagi.

Tidak ada rumus yang mudah untuk menjadi pemimpin yang hebat. Memimpin memang penuh tantangan. Banyak hal yang saling bertentangan, seperti bagaimana menghasilkan hasil jangka pendek yang bagus tanpa mengorbankan kepentingan jangka panjang. Bagaimana disatu sisi kita harus membangun rasa percaya diri penuh optimisme dan energi positif, sementara disaat yang sama kita perlu mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis dan tidak cepat puas dengan jawabannya. Juga kita harus menghidupkan budaya berani mengambil resiko, sementara ada keterbatasan biaya dan waktu sehingga kesalahan yang fatal bisa mengobrak-abrik rencana biaya yang sudah dicanangkan.

Itulah seninya memimpin. Bagaimana setiap hari kita harus mencari terobosan-terobosan agar kita tidak dipojokan pada pilihan dimana kita harus memilih salah satu dan mengorbankan yang lain.

Ada pemimpin yang kalem, ada juga pemimpin yang menggebu-gebu. Ada yang sangat analitis ada yang impulsif. Ada yang galak ada yang mengayomi. Tapi dibalik itu semua, pemimpin terbaik sangat peduli pada tim yang dipimpinnya, pada pertumbuhan dan sukses mereka.

Selamat memimpin.

Salam hangat penuh semangat
(sorry, isoku mung KOPASSUS alias KOPI, PASTE, SUSUN)

BUDAYA BARAT vs BUDAYA TIMUR...

All my lovely friend,
Postingan ini hanya sekedar selingan, joke, guyonan atau apalah namanya...
daripada terlalu lama nunggu postingan dari man-teman yang lain.
So, nggak usah diperdebatkan budaya (= kebiasaan, perilaku, sikap)
mana yang lebih baik !!!
Budaya barat nggak 100% baik
Budaya timur ---notabene budaya kita--- juga nggak 1%-pun salah...

Yang penting adalah jaga
budaya (= kebiasaan, perilaku, sikap) kita
agar tetep konsisten sesuai nilai agama dan norma kemasyarakatan...

PUNCTUALITY
BB = On time
BT = In time

ABOUT OPINION
BB = Langsung to the point
BT = Blunder... muter-muter dulu, apalagi kalo pendapatnya berbeda
atau situasinya nggak mendukung

THE BOSS
BB = Boss juga member of team
BT = Boss adalah seseorang yang lebih dan dilebihkan

ANGER

BB = Marah ya marah
BT = Marah-marah tapi tetep "ramah"

PROBLEMS HANDLING
BB = Tabrak saja, yang penting solve the problems
BT = Sedapat mungkin menghindari masalah, atau kalo terpaksa
ya kebagian sedikit
& tidak perlu jauh terlibat

QUEUE

BB = Biasa antri teratur
BT = Rebutan lebih asyik, siapa cepat dia yang dapat

CONTACTS
BB = Contact to related person only
BT = Semua temen, semua sodara, kenalan baru, dll...
Prinsipnya relasi luas - bisnis lancar

TRANSPORTATION
BB = Dulu pake mobil, sekarang pake sepeda
alias
sudah care dengan lingkungan dan kesehatan
BT = Dulu sengsara pake sepeda onthel,
sekarang gengsi dong kalo nggak pake mobil